Mar 22, 2013

Presenter Sepakbola Ricky Jo, Meninggal Dunia

Ricky Johannes


Presenter Sepakbola yang sering mewarnai pertandingan-pertandingan dengan komentar dan pembawaannya yang bersemangat, Ricky Johannes atau biasa dipanggil Ricky Jo, meninggal dunia karena serangan jantung. 

Menurut rekan-rekannya, ia mengalami sesak saat menyetir dalam perjalanan menuju kawasan Epicentrum, Kuningan. Iapun sempat dibawa ke Rumah Sakit MMC, ketika tak lama tim dokter akhirnya menyatakan bahwa nyawanya tak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia pada pukul 17.00 WIB. “Kabar duka. 

Rekan host Ricky Johannes meninggal dunia sore ini di Rumah Sakit MMC Jakarta karena serangan jantung. Dadanya sesak saat dalam perjalanan menuju epicentrum,” kata sahabat Ricky Jo, Gita Suwondo,seperti yang dilansir Bolanews. Ricky Jo Perihal kematian Presenter yang akrab disapa Ricky Jo ini karena penyakit jantung, sontak mengagetkan banyak kalangan. Pasalnya Ricky Jo terkenal dengan gaya hidup sehatnya, selain itu ia juga aktif dalam olahraga, bahkan ia menjadi Wakil Ketua Badan Futsal Nasional. 

Iapun kerap mengikuti pertandingan-pertandingan baik sepakbola dan futsal antar artis. Sebelumnya, Adjie Massaid, artis kenamaan dan anggota DPR juga meninggal karena serangan jantung mendadak saat sedang bermain futsal.  Adjie sejatinya terkenal dengan fisiknya yang bugar, dan aktifnya ia dalam kegiatan olahraga. Kematian mendadak karena gagal jantung memang tak dapat diperkirakan. 

Menurut Dasaad Mulijono PhD, dokter spesialis jantung intervensi dari RS Omni serangan jantung atau yang dalam bahasa medis disebut acute miocard infark bisa berlangsung sangat cepat dalam hitungan menit. “Serangan jantung itu tak terlihat. Bisa menyerang kapan saja, termasuk pada orang yang tampaknya sehat dan sering berolahraga,” jelas Dasaad dalam diskusi seperti yang dilansir Kompas.com. 

Ada beberapa gejala serangan jantung yang patut dikenali, tetapi gejalanya tidak selalu sama pada setiap orang.  Sejumlah gejala penting yang harus diwaspadai di antaranya rasa kelelahan dan sesak napas, keringat dingin, mual muntah dan nyeri perut, nyeri dan rasa tertekan di dada, serta rasa nyeri di seluruh tubuh. 

Karenanya ia menambahkan bahwa setiap orang harus mengecek kondisi tubuhnya meski bukan dalam kondisi sakit. Hal itu dapat meminimalisir penyakit-penyakit yang dapat mematikan dalam waktu sekejap.

Sumber.

0 comments:

Post a Comment